Serie A Masih yang Terbaik

Ditulis oleh Luzman Rifqi Karami (Mahasiswa Fikom Unpad)

serie a lega calcio bolanovaSaat ini banyak yang menganggap Premier League sebagai liga yang terbaik di dunia. Pendapat yang sangat wajar dan beralasan mengingat prestasi fenomenal yang dilakukan tim-tim Inggris dalam dua musim terakhir di Liga Champions. Siapa pun tahu bahwa dalam dua musim terakhir, Inggris mampu mengirimkan tiga wakilnya ke babak semifinal. Setelah musim lalu gagal juara, musim ini dominasi Premier League begitu kentara dengan menghasilkan all English final di Liga Champions.

Hak siar Premier League tergolong mahal. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Deloitte, Premier League kini menjadi liga yang paling diminati di seluruh dunia. Itu bisa terlihat dari pemasukan yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Untuk periode 2007-2010 saja, sekitar 625 juta pounds mengalir ke kas Premier League dari penjualan hak siar ke mancanegara. Kedahsyatan Premier League dapat terlihat dari jumlah penonton. Saat ini, Premier League disiarkan kepada lebih dari 600 juta rumah dari 202 negara di seluruh dunia.


Sedangkan Serie A selalu identik dengan berbagai skandal dan juga kerusuhan. Dimulai dengan skandal Calciopoli di tahun 2006 yang melibatkan klub-klub besar, kemudian kerusuhan di Catania yang menyebabkan tewasnya perwira polisi Fillippo Raciti. Seakan masih belum puas, musim ini Serie A kembali dihebohkan dengan tewasnya supporter Lazio Gabrielle Sandri dan juga supporter Parma Matteo Bagnaresi beberapa waktu lalu. Noda hitam yang membuat seakan Serie A “tak ada apa-apanya” jika dibandingkan dengan Premier League.

Namun, hal yang membuat Serie A lebih unggul dari Premier League adalah: walaupun diterpa berbagai skandal dan kerusuhan sepakbola Italia tak pernah kekeringan prestasi. Tentunya masih ingat dalam benak kita saat timnas Italia yang diperkuat 100 persen pemain Serie A dapat mengangkat trofi Piala Dunia di tahun 2006. Padahal saat itu negeri spageti sedang heboh dengan kasus Calciopoli. Bandingkan dengan timnas Inggris. Walaupun diperkuat pemain-pemain beken dari Premier League dan beberapa dari La Liga Inggris hanya mampu mencapai babak perempat final.

Apalah arti liga termahal dan terkompetitif di dunia jika timnasnya tak mampu berprestasi? Italia mampu membuktikan walaupun Serie A dipenuhi pemain asing, bakat-bakat lokal tak pernah padam. Dua musim terakhir, pemain Italia dapat memuncaki daftar top skor, berbeda dengan Inggris yang selalu dikuasai pemain asing.

Dari prestasi timnasnya pun Italia jauh di atas Inggris. Italia sanggup menjuarai Piala Dunia sebanyak empat kali dan Piala Eropa satu kali dengan pemain-pemain Serie A nya. Bandingkan dengan timnas Inggris yang hanya mampu menjuarai Piala Dunia satu kali, dan belum sekalipun menjuarai Piala Eropa. Bahkan musim ini Inggris harus gigit jari karena gagal lolos ke Piala Eropa. Fakta yang membuktikan bahwa Serie A masih yang terbaik.

***

Luzman Rifqi Karami bisa dijumpai di: http://kumahaanjeun.blogspot.com

4 comments:

  1. Mee, 29. May 2008, 16:25

    Setuju,… Serie A tetap yang terbaik :)

     
  2. wong mbois, 30. May 2008, 17:00

    mas sing jenenge asu ra komen maneh
    inggris under presure iku lho…

    idup italia

     
  3. seno, 31. May 2008, 16:20

    wadoh… gara2 si asu pecinta inggris dan EPL kayak aku jadi kena imbas nya nih…. tapi sebenernya inggris harus banyak2 mencontoh italia dan belanda soal pemberdayaan pemain lokal khususnya pemain muda… kalo inggris udah bisa buat kayak gitu aku yakin bakal memperbaiki peforma timnas inggris yg memble … aku masih menunggu kebangkitan tim inggris….

     
  4. harya bimo, 5. June 2008, 19:05

    sebagai pecinta azzuri & calcio, menurut saya kesuksesan liga dan timnas adalah 2 hal yang terpisah dan sulit dihubungkan. Waktu klub2 liga itali merajai eropa di era 90an, prestasi azzuri tidak sebagus sekarang ketika calcio meredup.
    menurut saya italy justru harus belajar ke inggris dalam hal pengelolaan liga dan komersialisme.
    viva azzuri!!

     

Write a comment: