Catatan Ringan Euro 2008 - Teladan Jerman
Menyambung tulisan sebelumnya tentang Inggris sebagai moyangnya sepakbola namun bertingkah seperti negara ketiga saja, di dunia sepakbola internasional.
Inggris yang membuka pintu lebar lebar kepada pelatih asing
untuk campur tangan, hanya untuk membangun kekuatan sepakbolanya.
Padahal Inggris memiliki Harry Redknapp dan Alan Curbisley sosok yang lumayan memiliki skema taktik yang solid
Atau sosok muda seperti Gareth Southgate, yang paling tidak bisa mengikuti jejak tapak Jerman di piala dunia 2006 yang memakai jasa Juergen Klinsmann. Atau Roberto Donadoni untuk Italia dan Marco Van Basten untuk Belanda, keduanya akan berekspresi dan berimprovisasi beberkan skema di piala Eropa 2008 kelak. Sepertinya Inggris harus belajar dan mengambil teladan dari sikap Jerman dan Italia dalam membangun kekuatan sepakbolanya secara berjenjang dan berkesinambungan.
Sebelum reunifikasi Jerbar dan Jertim, yang ditandai runtuhnya tembok berlin pada tahun 89-an, Jerman sudah mengharamkan campur tangan asing dalam membangun tim sepakbola yang solid
Darah Aria yang terkenal garang dan pantang menyerah, mengalir juga di denyut persepakbolaan Jerman
Sejak tahun 1928, Jerman mulai gencar membangun sepakbolanya dengan mengandalkan kekuatan dalam negeri.
Hingga kini Deutscher Fussball Bund (PSSI-nya Jerman), tetap mempertahankan tradisi nenek moyang… yakni tetap memilih pelatih asli Jerman.
Dan mengharamkan campur tangan asing sejak mereka meraih tempat ketiga di piala dunia 1934 hingga jelang perhelatan akbar kejuaran piala Eropa 2008
Siapa saja mereka?
Otto Nerz (1928-1936)
Mbahnya para pelatih Jerman yang membawa suksesi pertama buat Jerman di piala dunia 1934. Dengan mengantarkan Jerman di peringkat ketiga saat itu
Sepp Herberger (1936-1964)
Herberger adalah sosok pertama Jerman tulen yang sukses membawa negaranya setelah rentang 20 tahun setelah Otto Nerz. Herberger sukses membawa Jerman juara di piala dunia 1954. Walo pada periode piala dunia berikutnya Herberger gagal mempertahankan gelar, namun Jerman masih mendapat tempat ke-empat piala dunia 1958. Secara periode yang merentang sepanjang 28 tahun!, Herberger dikenal sebagai pelatih terlama buat Jerman. Dia mulai menukangi Jerman di usianya yang ke 39 hingga berakhir disaat berusia 67 tahun!
Karena pada masa dia menjabat, Jerman (Jerman Barat saat itu)
sedang mencari jati diri. Yang kelak akan membawa Jerman sebagai tim kuat Eropa daratan.
Helmut Schon (1964-1978)
Ini dia pelatih paling legendaris, paling top dan paling hebat…
yang mulai melatih Jerman sejak tahun 1964
Deretan piala di ajang sepakbola paling bergengsi, piala dunia dan piala Eropa sudah dia berikan buat Jerman
Pada kiprah awal saja di ajang piala dunia 1966, Schon sukses membawa Jerman hingga ke final melawan tuan rumah Inggris
Schon pulalah satu-satunya Bavaria Germania yang sukses meraih juara Eropa 1972 dan juara piala dunia 1974. Dia pula yang sukses meredam ambisi Belanda yang saat itu pamer kekuatan dengan cara serang nan radikal. Total Football
Kelak 2 orang anak asuh Schon, aktor aktor pengubur racikan mendiang Rinus Michels itu, yakni Franz Beckenbauer dan Berti Vogts-pun sukses membawa Jerman meneruskan tradisi leluhur raih gelar dunia dan Eropa.



Italia ……….. kenapa kamu bikin aku jantungan