Belanda Yang Baik Hati

penjara tommy belandaAlkisah disebuah negara bernama Uni Soviet. Seseorang ditangkap karena telah melakukan perbuatan kriminal yang tidak bisa diampuni lagi, membunuh. Siapa yang dibunuh, entah. Tapi hukumannya tidak bisa ditawar-tawar, hukuman mati. Anggaplah Dia bernama Tommy. Tommy berhasil ditangkap oleh kepolisian Uni Soviet lalu dijebloskan ke penjara.

Selama menunggu hukuman mati, Tommy bergumul dengan jiwanya dan juga dengan Tuhan. Dia menyesali atas segala perbuatannya. Suatu ketika, sebuah cahaya terang muncul dihadapannya dan muncul suara jikalau Tommy mau bertobat, maka dia akan diampuni. Akhirnya, Tommy dengan sungguh-sungguh mengakui kesalahannya dan dia bertobat.

3 hari sebelum hari H, hari penghukuman, terjadi perkelahian antar penghuni penjara. Perkelahian yang sangat besar. Tanpa disangka, perkelahian itu menyebabkan ada sisi penjara yang terbakar. Dan yang lebih mengejutkan, sisi penjara yang terbakar itu roboh dan berhasil membuat sebagian tawanan penjara kabur. Tidak terkecuali Tommy. Akhirnya Tommy pun ikut kabur.


Saat itu musim dingin. Dan danau-danau maupun sungai sudah membeku. Ketika Tommy kabur, dia adalah yang paling terakhir kabur. Dan dia adalah mangsa yang paling dekat dengan penjaga penjara yang mengejar para buronan. Tibalah Tommy dipinggir danau yang sudah membeku menjadi Es. Tommy harus menyeberang, kalau tidak, dia pasti tertangkap. Akhirnya dia menyeberang. Tapi tidak berjalan, karena dia tahu, kalau dia berjalan, dia pasti terjeblos dan tenggelam di ganasnya dingin air danau. Akhirnya dia merangkak untuk menyeberangi Danau. Dan Tommy berhasil mencapai seberang.

Seorang penjaga penjara berhasil mendekat ke pinggir danau. Lalu dia tanpa berpikir panjang, langsung berjalan dengan cepat sambil berjingkat-jingkat diatas es danau. Tanpa disangka, es danau retak dan si penjaga penjara terjeblos kedalamnya. Tommy akhirnya bingung. Dan dia bertanya kepada Tuhan, apa yang harus saya lakukan. Tiba-tiba hati kecilnya berkata, selamatkan dia. Tapi hati kecil lainnya juga berkata, "jika kamu selamatkan, maka kamu akan dihukum mati."

Tommy tidak bisa berpaling. Dia telah bertobat. Akhirnya dia memutuskan untuk menolong si sipir. Dia langsung merangkak dengan cepat lalu menolong pria yang hampir mati tenggelam. Tapi negara tidak bisa dilawan. 3 hari kemudian, Tommy pun dihukum mati.

Cerita diatas sama halnya dengan Belanda. Belanda tahu kalau seandainya dia mau kalah dari Rumania, maka dia bisa saja menjebloskan Perancis atau Italia, yang sudah kita tahu sangat perkasa dibabak knock out kedalam danau yang dalam dan dingin. Jika Perancis atau Italia gagal menembus babak perempat final, kemungkinan Belanda akan bertemu dengan tim yang tangguh di fase knock out bakal nol dan Belanda bisa menjadi kampiun setelah 20 tahun menunggu. Tapi nyatanya tidak. Belanda malah mengandaskan Rumania 2-0 dan akan mungkin bertemu lagi dengan Italia yang bisa saja mengalahkannya.

Ya, itulah Belanda, bangsa yang baik hati (untuk saat ini).

2 comments:

  1. bronx, 20. June 2008, 10:45

    Forza Italia…!!!

     
  2. Athos Cavalera, 20. June 2008, 17:24

    Untungnya, Rumania tidak termasuk negara Benelux. Soalnya, tragedi 2004 bisa terulang. Yang mana, Swedia dan Denmark, yang notabene sesama Skandinavia masing-masing saling membantu satu sama lain….

     

Write a comment: