Sambutan Yang Meriah Buat 23 Pemain Russia dan Turki
Kekalahan berarti bukan sebuah hal yang menyakitkan. Russia dan Turki, dua tim yang gagal di semifinal, lantas tidak dilanda kemurungan atau berita tidak sedap seperti yang menimpa pelatih Italia, Donadoni yang langsung dipecat oleh Federasi Sepakbola Italia. Russia dan Turki, malah bersukacita ketika para pahlawan lapangan hijau itu tiba di negaranya masing-masing.
Russia, yang KO 3-0 oleh Spanyol, sebuah skor yang tidak kecil, tiba ditanah airnya dan langsung mendapatkan sambutan yang meriah dari masyarakat Russia. Guus Hiddink, sangat terkesima ketika dia dan pasukannya kembali ke Russia karena sambutan itu. Hiddink berkata dalam sambutannya:
"Ladies and gentlemen, kami sangat terkesan atas kehadiran saudara-saudara sekalian di Luzhniki stadium untuk menghormati anak-anak kami dan kami pikir kami sangat bangga atas kalian karena sudah komitmen dengan tim ini, kalian sudah enjoy dengan tim ini.
Dan kami sangat bangga akan hal itu. Terlebih lagi, saya sangat bangga bisa bekerja dengan mereka. Give them a big hand, they deserve it."
Tidak hanya anak-anak Asuh Guus Hiddink yang bersukacita. 23 anak asuh Fatih Terim juga bersuka cita ketika mereka tiba di negaranya, mereka disodorkan segepok uang yang tidak sedikit. Masing-masing pemain langsung mendapatkan uang sebesar 450,000 euros dari Federasi sepakbola Turki, Hasan Dogan.
Wah… Wah… Wah… Kalau duit sebanyak itu diberikan kepada anak asuh Beny Dolo, apa jadinya yah? Apakah pesepakbola bakal jadi profesi yang menjanjikan masyarakat Indonesia? Ah, kita hanya cuma bisa bermimpi


