Apakah Ronaldinho Mampu Mengangkat Prestasi AC Milan Ke Tingkat Yang Lebih Tinggi?

Akhirnya, setelah para Milanisti diombang-ambing oleh rumor kepindahaan cowok bernama lengkap Ronaldo de Assis Moreira ini akan bermain di klub mana terjawab sudah. Ronaldinho jadi pindah ke AC Milan.

Sekarang pertanyaannya, apakah Ronaldinho bakalan mampu mengangkat prestasi Milan ke tingkat yang lebih tinggi seperti 1) Mengantarkan milan juara UEFA? 2) Mengantarkan Milan Juara liga italia musim 2008-2009?

Pertama, faktor sejarah. Ada beberapa sejarah terkait kedatangan Ronaldinho ke Milan. Khususnya kedatangan superstar Brazil ke Milan yang ternyata, ketika dipakai sudah benar-benar habis. Rivaldo, ketika datang ke Milan, dengan Free Transfer, sudah benar-benar tak layak pakai. Ketika di final Champions melawan Juventus, Rivaldo hanya duduk tergugu dipinggir lapangan seolah dia bukanlah bintang selayaknya bintang ketika di Piala dunia 2002. Begitupun Ronaldo, ketika datang ke Milan, dengan fee yang cukup murah, hanya bispak sebentar saja, setelah itu, mengerang-ngerang kesakitan akibat cideranya kambuh lagi.


Melihat 2 faktor sejarah superstar Brazil yang datang lalu loyo, ditakutkan akan terulang kembali.

Yang kedua, selain faktor sejarah, adalah faktor posisi dilapangan. Seandainya Dinho datang, maka posisinya akan bentrok dengan Brocchi, Ambrosini, Flamini dan Seedorf. Kalau sudah begini, siapa yang mengalah, siapa yang digeser, Anceloti yang punya kuasa. Yang pasti, Dinho tidak bisa digeser kedepan mengingat sudah ada 3 striker murni beringas dan permanen, tidak bisa digeser-geser lagi: Pato, Inzaghi dan Borriello. Belum lagi Ronaldo jika sembuh dari cidera.

Ketiga, soal algojo pinalti. Di Barca, algojo pinalti tidak bisa diganggu gugat, Dinho-lah pelakunya. Yang lain, monggo keluar kotak pinalti.

Keempat, juga soal tendangan bebas. Di Barca, tendangan bebas khususnya disektor kiri lawan, pasti lah Dinho yang mengambil. Yang lain, silahkan ambil posisi di depan gawang untuk menyambut.

Melihat keempat hal diatas, pastilah bakal terjadi perubahan gaya bermain Milan. Tapi kalau dipikir kembali, pikiran negatif diatas tidak akan terlalu berpengaruh kepada Milan.

Sejarah. Sejarah adalah sejarah. Belum tentu akan terulang kembali. Ketika Rivaldo datang, umur dia sudah diatas 30, dan sudah bisa dianggap tua. Sudah karatan. Begitupun dengan Ronaldo. Sekarang sudah diatas usia 30 tahun. Sedangkan Dinho, masih 28 tahun. Sebuah usia yang dianggap sedang dimasa keemasannya.

Posisi. Dinho adalah pemain yang lebih banyak menciptakan peluang. Peluang harus diciptakan dari mana-mana. Dinho bisa bergerak kemanapun. Jadi, soal siapa yang bakal digeser, tidak jadi soal. Karena Dinho bisa ditempatkan dimanapun. Asal jangan jadi kiper atau bek :)

Pinalti dan tendangan bebas. Ketika Rivaldo datang ke Milan, banyak yang beranggapan Rivaldo bakal mengambil alih pinalti ataupun tendangan bebas. Ternyata, tendangan bebas sering berbagi antara Pirlo dengan Rui Costa. Begitupun dengan Pinalti. Malahan Pirlo lebih unggul dalam perkara statistik menceploskan bola via pinalti dibanding Rivaldo.

Jadi, siapapun yang datang, minumnya teh botol Sosro Milan tetaplah Milan. Goyang samba di depan, pertahanan Grendel dibelakang.

Dengan demikian, pertanyaan Apakah Ronaldinho Mampu Mengangkat Prestasi Milan Ke Tingkat Yang Lebih Tinggi? Jawabannya, mungkin. Karena Dinho akan lebih berperan sebagai pencipta peluang ketika Seedorf sudah mulai berkurang khasiatnya, ketika Dinho masih berumur 28 tahun, ketika algojo pinalti Milan makin bertambah manjurnya dengan kedatangan Dinho.

Selamat datang ke Milan Dinho…

5 comments:

  1. Lutfi, 18. July 2008, 17:45

    Ronaldinho datang ke tempat yang tepat ;-)

     
  2. biam, 22. July 2008, 12:55

    dinyo selain persija gue ngefans banget sama tim italia ini jadi loe dinyo jangan ngecewain gue ok maju terus kaka+dinyo+pirlo dkk

     
  3. biam, 22. July 2008, 12:57

    dinyo selain persija gue ngefans banget sama tim italia ini jadi loe dinyo jangan ngecewain gue ok maju terus kaka+dinyo+pirlo dkk dan guw minta penjaga gawang ac milan janga kalac dech menang tinggi doang mendingan juga dida selain hebat bola atas dia juga hebat bola bawah kan seru tuh ada banyak pemain brazil .

     
  4. luhursatya, 23. July 2008, 19:25

    semoga ronaldinho bisa mengikuti jejak cermerlang cafu dan kaka, bukannya jejak kelam rivaldo dan ronaldo di milan. mungkin milan bakal tampil dengan trio ka-pa-ro seri ke-2 di sektor depan setelah ka-pa-ro pertama gagal krn ronaldo keburu cedera dan absen terus sampai kontraknya habis.

     
  5. Adi Wirasta, 26. July 2008, 15:31

    @lutfi: sebenernya saya lebih kepengen Dinyo ke manchester City, biar makin rame aja liga inggris, hehehe

    @biam + @luhur: semoga bro

     

Write a comment: