Zaenal Arief: Saltum?
Menyaksikan pertandingan Persib Bandung melawan Persik Kediri kemarin, membuat saya jadi bertanya-tanya terhadap cara berpakaian salah satu pemain Persib. Kalau anda tidak bisa menebak, pemain yang berpakaian paling aneh sendiri, ya, seperti yang tercantum dijudul tentunya, Zainal Arief.
Pemain yang satu ini sebenarnya memiliki kemampuan yang lengkap sebagai striker. Mampu memanfaatkan peluang yang ada, positioning yang bagus dan penempatan bola yang baik. Sayangnya, kemampuan itu tidak diimbangi dengan kerja keras untuk mengejar bola ketika kehilangan. Selain kurang bersemangatnya Zainal Arief dalam mengejar bola, Zainal juga memiliki selera yang cukup ganjil dalam berpakaian dilapangan. Seperti apa sih?
Dari musim kompetisi kemarin dengan yang sekarang, Zainal tetap memilih memakai seragam tim berlengan panjang. Ini sebenarnya rada aneh, dan secara pribadi, bikin mata saya risih. Dimana Indonesia adalah negara tropis, selalu dirudung panas, memakai baju lengan panjang, terlebih diatas lapangan rumput hijau yang langsung diterjang matahari, adalah pilihan yang kurang tepat. Lebih tepatnya: Gerah.
Kalau kita tengok turis-turis asing yang datang ke Indonesia, pastilah mereka memakai baju berlengan pendek, bahkan baju you can see supaya tidak kegerahan. Kadang-kadang, di bilangan Sudirman atau M.H. Thamrin, Jakarta, bisa kita temui bule berjalan tanpa baju karena memang ingin membakar kulitnya. Lalu, kalau kita tengok pemain bola didataran Eropa, mereka memakai baju lengan panjang jelas karena faktor kedinginan. Kalaupun memakai baju lengan pendek, itu karena faktor keleluasaan tangan untuk bergerak.
Mungkin, dengan memakai lengan panjang, Zainal Arief akan merasa menjadi seperti bintang pujaannya. Entah siapa. Saya pun pernah merasakan hal seperti itu. Ketika memakai kostum berlengan panjang, saya merasa seperti bintang pujaan saya: Steve Mc Manaman. Driblingnya yang brilian, selalu menjadi inspirasi saya ketika bermain bola. Ditambah dengan memakai lengan panjang, saya jadi merasa bermain di liga Inggris (kala Maca masih bermain di Liverpool pastinya).
Memang, Zainal Arief tidak salah untuk memakai kaos tim berlengan panjang. Karena itu adalah hak asasinya dia. Atau seperti teori sederhana saya, menambah semangat karena faktor inspirasi oleh bintang pujaan. Tapi sebagai penonton, saya malah merasa risih dengan gaya berpakaian dia.
Seandainya Zainal Arief membaca blog ini, saya hanya ingin berpesan, "Bung! Ganti baju berlengan pendek dong!"
***
- Sumber foto: www.persib.web.id
- Saltum = Salah kostum



kang zainal arief sayah setuju dg tlsn ntu, naha teu haridang nganggo acuk/kaos panjang kitu, abdi langkung satuju mun pamain bola di urang pake kaos u can see ngarah katingal gagah sareng lincah,ada jg sy lht pemain di liga indonesia yang gawena ngangsrod2 leungeun kaos matakna atuh di potong we ngarah teu ngaganggu gerak, reureus teu? bravo persib salam akh kanggo coach na asa siga ningal jose morinho sakeudik he.he.he.kanggo zaenal arief sok atuh jang tunjukan prestasi mu……
@nast:
Walah, pake sunda pisan, nte ngerti maksudna euy…
tapi maksud komentarnya pasti baik khan?
salam persib,
salam inter milan
Salam untuk semuanya deh
Panuan kali mas Zaenal, atau lengennya keblok tato kaya Tora Sudiro? Hahahaha…