Catatan Menarik Arsenal vs Fenerbahce
Ada beberapa catatan menarik dari pertandingan Arsenal vs Fenerbahce yang… Mmmm… cukup menghibur lah:
1.Lahirnya Bentley baru. Wenger kembali menunjukkan keahliannya bukan sebagai pelatih, tapi sebagai pencipta pemain berbakat yang bisa dijual dengan harga mahal untuk keuntungan Arsenal. Hal ini ditunjukkan melalui Remsey. Remsey telah menunjukkan bakat besarnya dengan sebuah gol dimenit-menit akhir. Remsey juga telah mencetak rekor sebagai pemain pencetak gol termuda di Liga Champions.
2.Theo Walcott bukan lagi pemain berbakat, tapi sudah menjadi bintang. Sebuah gol yang fantastis, walaupun ada unsur keberuntungan, sudah cukup menunjukkan Theo bukan lagi pemain berbakat, tapi sudah menjadi bintang dunia.
3.Aragones bergabung dengan Klinsman. Kegagalan Fenerbahce di Champions, ternyata diikuti kegagalan diajang lokal. Di turnamen negeri sendiri, Fenerbache pun terpuruk. Aragones telah memberi bukti, kesuksesan di ajang antar negara, tidak langsung memberikan efek yang sama di ajang turnamen antar klub. Dan Aragones tidak sendirian. Di Jerman, ada juga pelatih yang sehabis melatih timnas, sukses, lalu mencoba peruntungan di klub terkenal, bukannya memberikan prestasi yang lebih, malah membawa keterpurukan. Siapa lagi kalau bukan Klinsman. Walaupun tidak sepenuhnya gagal, karena masih memberikan peluang yang besar buat Bayern Muenchen melaju kebabak selanjutnya Liga Champions, tapi diajang lokal, Bayern seperti klub yang aneh. Penuh bintang tapi payah.
4. Roberto Carlos sudah ompong. Dua gol pertama Arsenal, diakui oleh komentator televisi adalah sloppy defense. Benar-benar payah. Dan jelas terlihat mulai payahnya Roberto Carlos dalam menutup lubang pertahanan timnya. Mungkin, karena
sadar akan makin menurunnya kecepatan dalam bermain, Carlos lebih memilih untuk hengkang dari Real Madrid dan pindah ke Fenerbahce.


