Satryo Legowo: Ranieri Bukan Tipikal Juara
Kali ini Bolanova berkesempatan mewawancarai lagi seorang Juvenistina. Namanya Stryo Legowo dan bekerja sebagai Engineer Building Maintenance di daerah Sudirman. Satryo Legowo melontarkan pernyataan menarik kalau Ranieri bakal tidak bertahan lama di Juve. Tidak hanya soal Juve, Bolanova juga bertanya-tanya soal bola nasional plus payungnya yang kacau itu. Berikut wawancara singkatnya:
Apa rahasia Juve bisa mengalahkan Madrid di pertandingan Champions terakhir ?
1. Claudio Ranieri
2. Alessandro Del Piero
Apa Momen terbaik yang anda kenang dari Juve?
Pertandingan sewaktu MU Vs Juventus di Liga Champions (lupa kapan tanggalnya), itu best game ever, walaupun Juve harus kalah dari MU, dan mulai saat itu gua menggemari sepakbola, dan khususnya Juventus.
Apakah Ranieri akan bertahan di musim depan?
NOPE, sepertinya dia bukan pelatih tipikal juara
Apakah Benzema bakal bersinar jika jadi ke Juventus? Mengingat Liga Perancis terkenal dengan pertahanan yang terbuka sedangkan liga italia terkenal dengan pertahanan grendel, alias seluruh gelandang ikut bertahan?
Tergantung kesempatan bermain yang diberikan, masih inget kan ketika Trez diboyong dari AS Monaco, seketika itu juga dia langsung jadi starter dan di musim berikutnya jadi TOP SKOR serie A.
Emang bener Benzema positif ke Juve?
Mohon sebutkan 11 pemain Juventus terbaik sepanjang masa menurut anda beserta posisinya.
Aku taunya yg beberapa tahun terakhir, gpp ya ^_^ ,
Michelle Platini,
Zoff,
Vialli,
Padovano,
Ravanelli dll
ga pernah lihat maennya jadi aqu ga bisa nilai dia
————————- Buffon ——————————
Pesotto/Birindelli ——Ferarra ——Cannavaro———–Zambrotta
Camoranesi —– Edgar David/Didier Deschamp —– Zidane ——- Nedved
——————-Del Piero — Trez/Baggio————–
Sekarang ngomongin bola nasional (opsional, boleh dijawab boleh tidak)
Apa komentar anda buat PSSI? apa yang perlu dibenahi?
- harusnya ganti nama jadi Indonesian Footbal Association (IFA) supaya bisa GO internasional dan dapat menghapus preseden buruk dimasa lalu
- manajemen perlu dibenahi (orang2nya diganti termasuk KETUM)
- jangan pake istilah PENGDA (ilfill inget jaman orba)
- klubnya ganti nama, jangan Perserikatan (Norak namanya), misalnya Persija diganti dengan Jakarta FC atau Batavia FC (lebih keran kan) dan so pasti punya nilai jual
Seandainya anda ditunjuk menjadi ketua PSSI, apa yang akan anda lakukan?
- Gw kursusin seluruh pengrus PSSI Ke Italia atau Inggris tuk belajar gimana caranya menciptakan kompetisi yg menjadi sebuah industri
-Mending format ligina ga dibawah PSSI deh, dibawahi oleh Asosiasi Sepakbola Profesional Independen. soalnya kalo lewat PSSI kacau balau, dari soal wasit yg tidak tegas, komdis yg pilih kasih, sampe KETUM nya kekeh ga mau turun jabatan
Mohon sebutkan 11 pemain sepakbola nasional terbaik sepanjang masa menurut anda.
Sama spt jawaban diatas aqu menggemari sepakbola beberapa tahun terakhir jadi ga apal pemain2 jaman dulu
contoh:
————————- Hendro Kartiko ——————————
Ismed Sofyan ——Charis Yulianto/Nuralim ——Bejo———–Ortizan
Elie Aiboy —– Bima Sakti —– Fachri Husaini ——- Boas/Aji Santoso
——————-Bambang Pamungkas — Kurniawan Dwi Yulianto/Widodo————–



Kok lupa tanggalnya?
Juventus v Manchester United,
Torino 21 April 1999
Waktu itu Carlo Ancelotti ber-eksperimen menjadikan Super Pippo Inzaghi
sendirian menari di depan. Karena sang pangeran Juventus, Del Piero sedang dilanda cedera. Inzaghi ditemani sang maestro Zidane dibelakangnya.
Hasilnya adalah lesakkan 2 gol cepat oleh Pippo di menit 6 dan 11
Sayangnya 2 gol cepat itu dibalas oleh Keane (24″ dan 33″). Satu menit berselang
Yorke di menit 34 membuyarkan harapan Juventus untuk melaju ke final.
Skor 2-3 untuk Manchester United
Depan : Inzaghi - Zidane
Tengah : Conte-Davids-Deschamps-Di Livio
Belakang : Birindelli-Ferrara-Iuilano-Pesotto
Kiper : Peruzzi
Cadangan : Montero, Fonseca, Esnaider, Tacchinardi, Rampulla, Amoruso, Tudor
Juventus bermain sangat rancak lini per lini, tapi Manchester United saat itu memang sedang merajalela dengan permainan kolektifnya
Salam
Erwin MK
Juventini since 1985
Ranieri itu pelatih lambat, bukannya ga bermental juara. Dia lambat datengin gelar, dan sialnya para pemilik klub dan suporter pingin gelar dateng lebih cepet.
tks Pak Erwin atas infonya, itu emang pertandingan yg ga bisa dilupain, tapi saya kirain waktu itu masih di latih Lippi
salam tuk Juventini di seluruh Indonesia
FORZA JUVE