Naturalisasi? Bukan PR Nomor Satu PSSI

Tulisan “Tiada Rotasi, Kalah pun Jadi" ternyata menuai opini yang sangat menarik. Opininya menyarankan PSSI untuk menarik pemain-pemain asing yang berketurunan Indonesia supaya dinaturalisasi. Berikut opini selengkapnya dari seorang pembaca bolanova bernama Heppy:

Klo PSSI gak mau make pemain keturunan indonesia seperti irfan bachdim, Radja Nainggolan, Donovan Partosoebroto, Raphael Tuankotta,dan lain2 berarti PSSI B***H!!!!!, inget mereka itu juga bagian dari indonesia…jd ambil mereka semua masuk timnas daripada mengharapkan pemain asli lokal dan bermain di klub indonesia secara kwalitas klub, klub2 di indonesia masih kurang bagus manajemen nya apalagi mental para pemain2nya masih jauh dari kata propesional.gmn tindakan PSSI???? sebelum mereka para pemain keturunan indonesia main tuk negara lain lebih baik rekrut secepatnya tuk main di penyisihan piala asia 2011 dan piala dunia 2014……..PSSI bodoh klo hanya memikirkan penghasilan tuk kantong pribadi daripada prestasi sepakbola tanah air.

Gw yakin PSSI hanya menutup mata untuk pemain2 yang punya darah indonesia dan berminat main di timnas. dan gw yakin klo ada pertandingan pemain keturunan indo lawan BP, budi, ato pemain2 timnas sekarang pasti pemain keturunan yang bakal menang.berani sumpah gw!!!! karena mereka di didik scr profesional di klubnya tidak kaya di klub indonesia banyak liburnya.dan tentunya pelatih harus ganti dengan André WetzeRaphael Tuankottal jangan BENDOL…

Pemain2 yang Ideal untuk masuk timnas di Piala asia dan PD:
Kiper:
1. Donovan Partosoebroto
Belakang:
2. Lucien Sahetapy
3. Raphael Tuankotta
4.Estefan Pattinasarany
5. Michael Timisela
6. Christian Supusepa
7. Justin Tahapary
8. Marvin Wagimin
9. Peta Toisuta
10. Tobias Waisapy.
11. Jefrey Leiwakabessy.
12. Raymon Soeroredjo.
13. Yoram Pesulima.
Tengah:
14. Raphael Supusepa.
15. Levi Risamasu
16. Marciano Kastoredjo
17. David Ririhena.
18. Joas Siahaija.
19. Irfan Bachdim.
20. Radja Nainggolan
Depan:
21. Riggan Aggachi
22. Ferdinand Katipana.
Pelatih:
André Wetzel
Pertimbangkan PSSI setidaknya salah satu dari mereka benar2 masuk timnas…

Opini yang bagus. Tapi yang pasti, saya sedikit tidak setuju. Kenapa? Karena segala sesuatu pasti ada cost-nya. Bahkan kencing pun, kita harus bayar. Apalagi menaturalisasi pemain asing yang berdarah Indonesia. Tidak hanya mengeluarkan dana yang cukup banyak, tapi juga harus melalui birokrasi yang sangat ribet. Kita tahu, birokrasi di Indonesia sama seperti yang dijelaskan sebuah iklan rokok, yang gampang bisa jadi susah. Dan jikalau PSSI harus melakukannya, impact terhadap peraturan penaturalisasian olahragawan bakalan besar.

Yang jadi PR bagi PSSI itu sebenarnya adalah bagaimana menumbuhkan mental juara dari para pemain nasional yang ada sekarang ini. Entah menggunakan didikan militer atau bagaimana, saya tidak tahu. Itu lah tugas utama PSSI, karena menurut saya, setelah melihat kompetisi se-Asia Tenggara kemarin, Indonesia seharusnya bisa juara, karena secara skil individu, tidak kalah dari Vietnam maupun Thailand. Kita kalah karena pemain nasional masih memiliki mental tempe.

Walau begitu, saya tetap berharap, semoga penaturalisasian pemain yang sangat berbakat bisa terwujud. Hitung-hitung, nambah amunisi :)

19 comments:

  1. hedi, 8. January 2009, 14:10

    naturalisasi mungkin bagus, tapi kelihatan banget pikiran instannya. ngambil pemain naturalisasi tapi kalo dia main di liga yg ga bagus, katakanlah sekelas liga indonesia, hasilnya akan sama saja, ga berubah dari sekarang.

     
  2. apik, 12. January 2009, 14:35

    ini pssi(persatuan sepak bola seluruh indonesia), bukan pssd(persatuan sepakbola seluruh dunia)

     
  3. zai gresik, 30. July 2009, 20:58

    Naturalisasi sangat memalukan bangsa karena kita punya ribuan pebola kenapa tidak kita olah dengan maksimal

     
  4. Ganjar,lampung, 1. August 2009, 13:46

    Naturalisasi,sih gak apa jg sh
    italy dan negara laen jg kan naturalisasi..

    Tp kt jg kn bisa manfaat kan pemain daerah yg bahkan gak ketahuan,mungkin skelas messi

     
  5. Fauzan, 25. September 2009, 21:07

    ya coba z dlu lah siapa tau piala dunia bisa mampir ke indonesia g ush gengsi banyak kok negara laen yg naturalisasi pemain luar kita kolaborasi bp am ferdinand katipana atau charis ama lucien sahetapy

     
  6. Cahyo, 26. September 2009, 9:45

    TIMNAS dari dulu gengsi ny kaga karuan. pemain bola disini makan aja tahu tempe.. betis kaya tukang becak. skill seh bolehlah tapi mentalnya musti di didik militer biar kaga malu-maluin….

     
  7. mr.busro, 29. October 2009, 12:24

    PSSI sebuah Organisasi Teompo Doeloe..mereka yang duduk di Manajemen tidak berpikirin Modern otaknya pentium 1..mikirin bagaimana besok saya Rapat dapat menambah pundi-pundi kekayaan, diganti saja semua dengan Orang-orang yang peduli dengan Perkembangan Sepakbola Modern,pola dan manajemen yang digunakan dari dulu sampai saat ini sangat KUNO masa Ketua_nya eks Narapidana ini Oganisasi Olahraga Sepakbola yang menganut Fair Play..bukan Organisasi para Narapidana, Perampok Dana Iuran dari Pihak ke-2..tolong sampaikan kepada Pengurus PSSI jangan banyak Rapat dan Janji-Janji kepada Rakyat Indonesia akan Prestasi semua Hanya MIMPI……….?

     
  8. Max Cavalera, 18. November 2009, 23:13

    Kita cuma butuh 4-6 orang pemain naturalisasi.. Jangan kalah sama Singapura yang sudah melakukannya.. Mental Pemain Indonesia sudah sangat payah karena sudah terbiasa di bantu oleh wasit.. Masa cara tackling aja ky maen di Tarkam, cara narik offside aja masih ky di Liga Indonesia… Meminta belas kasihan wasit.. Paling ngga dengan tambahan 4-6 pemain Naturalisasi, PSSI bisa bermain bola dengan baik dan benar… Atau dengan cara menawarkan kewarganegaraan Indonesia kepada pemain asing yang bermain di Liga Indonesia yang telah lebih dari 5 tahun bermain di Indonesia… Janganlah PSSI menutup mata.. Jangan kalah dengan negara2 lain yang sudah melakukan naturalisasi pemain bolanya…

     
  9. ade, 1. December 2009, 10:36

    Untuk PSSI yang pasti , didik lah para wasit indonesia tidak punya belas kasihan biar tidak ada per mainan tarkam lagi….
    kalo untuk TIM NAS…
    saya berpendapat untuk sementara ini pelatih yang berhasil di indonesia baru Phiter Whit apa salahnya kita ambil dia untuk melatih TIM NAS , beria dia waktu beberapa tahun pelatih kan bukan badut yang bisa merebuh seketika…

     
  10. toni, 5. December 2009, 18:33

    Kalau ingin maju pemain sepak bola Indonesia, wasit Indonesia harus bisa bersikap prosfesional, tegas dan lugas, masak selama Liga super Indonesia bergulir, wasit dalam memimpin pertandingan tidak ada yang berani mengeluarkan kartu merah, sebenarnya pemain yang melanggar itu sudah selayaknya di beri kartu merah tapi ternyata maksimal kartu kuning.
    Sebenarnya sikap wasit itu meracuni pemain, repotnya PSSI kalau bertanding dengan Tim Luar Negeri dan wasitnya dari Luar Negeri pemain kita banyak yang kena kartu merah, karena mereka seperti main di kampugnya sendiri contoh kasus Ismed Sofian pada saat melawan Kuwait di Jakarta, itu bukti dia karena terbiasa main di Indonesia setiap pelanggaran keras nggak ada yang di beri kartu merah, bravo PSSI menuju Piala dunia 2022.

     
  11. kang timin, 22. December 2009, 18:50

    Jangankan naturalisasi anak keturunan bangsa indonesia saja mau membela tempat nenek moyangnya susah sekali gimana tim indonesia mau maju, jalan di tempat iya bahkan jalan mundur terus, sekarang ini masih sejajar dengan kamboja, brunei, bahkan timor leste, hanya gengsi yang mereka dengungkan lihat singapura mereka sekarang selalu menglahkan kita karena naturalisasi, jangan malu negara sekelas italy, inggris saja masih bisa naturalisasi……….. indonesia bisa maju kalau bisa ambil anak keturunan kita yang main di liganya sudah mapan, dan pssi harus jujur.

     
  12. Jur, 25. December 2009, 22:13

    Apa opini ini sudah sampai ke Ketua Umum PSSI ? Bgm tanggapannya ? Profil pemain keturunan tsb baik usia dan main di liga mana, dll. Moga Liga Indonesia menarik ditonton dari pemain, wasit dan penonton yang sportif serta pengurus

     
  13. hariyadi, 13. January 2010, 7:31

    dengan hormat,saya dari banyak orang indonesia.
    saya mengharapkan akan prestasi timnas menjadi lebih baik,
    karena kurangnya prestasi internasional.
    saya mengharapkan adanya regenerasi baru dari timnas,
    saya mau memberi saran, mengapa tidak menaturalisasi pemain yang
    keturunan indonesia yang ada di luar negeri/pemain asing yang sudah
    ada merumput sekitar 5 tahunan.demi prestasi garuda.
    contohnya:crishtian gonzales dan kawan-kawan sekian.

     
  14. hariyadi, 13. January 2010, 7:46

    kapan garuda terbang tinggi?
    pa mau kalah ma negara lain?
    contohnya,Inggris.prancis!

     
  15. YANRI, 13. January 2010, 8:46

    Butuh kemauan dan kerja keras membentuk timnas PSSI disegani seperti dulu.Dan kembali kepada komitmen awal,untuk apa timnas dibentuk.Terlihat kemarin pemain kelelahan meladeni permainan cepat lawan.pemain juga miskin kreasi di lapangan dan pelatih tidak mampu menterjemahkan gaya bermain lain.mentok.PSSI kalo memanggil pemain jangan terbatas stock itu-itu saja.harus ada alternatif lain.pemain belakang,tengah dan depan harus ada cadangan cukup.Melihat kompetisi yang sangat padat,mulailah mengatur istirahat khusus buat pemain timnas.agar bugar dan fresh sewaktu melakoni laga.perbanyak juga laga internasional dengan tim-tim kuat seperti dari amerika latin dan afrika.yang terkenal spartan dan cepat.terakhir,gunakan perhatian dan pendekatan bapak-anak.karena PSSI adalah orangtua bagi induk organisasi sepakbola Indonesia.

     
  16. Darwin, 14. January 2010, 17:51

    Temen-temen, kta hrus mendukung agar PSSI dapat menaturalisasikan pemain yg ingin dan niat bermain untuk timnas kita.
    Lihat saja Sergio van Dijk dalam website resmi Brisbane Roar dia menjadi ikon untuk tim tersebut tetapi dia ingin sekali membela timnas Indonesia.
    Naturalisasi mnurut saya bsa bersifat murni apabila ia memiliki keturunan yg sangat dekat dengan Indonesia, tidak seperti Singapura dan Perancis yg menaturalisasikan pemainnya yg bahkan tidak memiliki garis keturunan bangsa tersebut.

    KEPADA PSSI TOLONG UNTUK MEMANGGIL MEREKA UNTUK PD 2014.

     
  17. roy, 19. January 2010, 23:11

    harussss….itu dah harga mati…pemain asli sudah tak bisa di andalkan lagi….itu ituuuu saja skuadnya…gaya bermain jga gak berubah,,,pelatihpun begitu,gak ada bagusnya membentuk skema serangan atau bertahan….yes naturalisasi,,kami rindu piala…..

     
  18. Bachtiar Alam, 28. January 2010, 11:22

    Pssi maunya Indonesia menjadi tn rumah piala dunia, bagus, tapi pemain indonesia tidak akan masuk dalam daftar untuk piala dunia 2020, kenapa ? karena selama ini pemain indonesia mempunyai fisik yg tidak sebanding dgn pemain2 di Eropa, supaya Indonesia bisa berkiprah di Piala Dunia, maka jalan yg terbaik adalah Transformasi perrekrutan pemain2 berdarah Indonesia yang berceceran berlaga di negara Eropa, itu sudah ada untuk 1 Tim membentuk persepakbolaan Indonesia yang bisa berjaya, kenapa PSSI atau Indonesia tidak berani untuk memboyong pemain2 keturunan itu menjadi WNI. Pemain2 tersebut kan dibawa oleh orang tuannya yg bekerja atau menjadi Diplomat di Negeri Asing untuk sementara. Jadi itu bukan Naturalisasi. Kalau Naturalisasi adalah WNA yang to, seperti Cristian Gonzales, Nah Sekarang PSSI harus berani dan mengambil tindakan yg positif : 1. Berikan pekerjaan yg tetap utk Ortu pemain2 tsb. 2. fasilitas atau tempat tinggal yg tetap.

     
  19. kang timin, 28. January 2010, 18:05

    cape mas dengan janji-janji pssi

     

Write a comment: