2 Alasan Kaka Bakal Gagal Jika Ke City
Pemberitaan mengenai tawaran sangat besar yang diajukan Manchester City pada AC Milan untuk memboyong Ricardo Kaka, akhirnya terjawab. AC Milan tidak jadi melepas Kaka.
Terlepas apapun alasannya, kenapa Manchester City urung membeli Kaka, satu hal yang jadi pertanyaan jika terjadi transfer termahal didunia ini adalah apakah Kaka akan berhasil di Manchester City?
Jawabannya jelas: Tidak.
1) Mark Hughes bukanlah pelatih besar. Ancelloti masih lebih baik dan muuungkin jauh sekali kelasnya dari Mark Hughes. Jikalau Kaka jadi berlabuh ke City, maka kebintangan Kaka bakal meredup dan saya pikir akan senasib dengan Andriy Shevchenko. Memiliki bakat besar tapi tidak bisa dimanfaatkan oleh pelatihnya.
2) Keberhasilan orang besar biasanya didukung oleh seseorang yang turut membantu walau namanya larut dari kebesaran sejawatnya. Contoh didunia bisnis adalah Bill Gates, pemilik perusahaan raksasa IT sistem operasi Windows. Bill Gates tidak akan menjadi Bill Gates yang sekarang jika tidak ada Paul Allen. Lalu contoh didunia bisnis juga adalah Steve Jobs, pendiri perusahaan IT yang dikenal dengan Apple. Dia tidak akan menjadi orang hebat jika tidak ada rekan berbagi pikirannya yaitu Steve Wozniack.
Di cabang olahraga lain, yang bisa kita lihat secara jelas kebintangan seseorang tanpa tandem adalah Michael Jordan. Jordan tidak akan hebat jika tidak ada Scotie Pippen. Ketika Jordan bermain untuk Washington Wizards, terlihat jelas bagaimana ompongnya Michael Jordan menghadapi lawan-lawannya.
Di sepakbola, yang paling mencolok akan kehadiran tandem adalah Alan Shearer. Kedatangan Chris Sutton pada musim 1994–95 ke Blackburn Rover langsung membuat nama Alan Shearer meroket dan mampu membawa Blackburn menjuarai liga inggris musim 1994–95.
Untuk kasus Kaka, maka yang membawa nama besar Kaka sebenarnya adalah Andrea Pirlo. Tanpa umpan-umpan matang Pirlo, Kaka sama saja dengan singa ompong yang hanya bisa berlari tanpa bisa menerkam lawan-lawannya. Jadi, jika City ingin membeli Kaka, seharusnya City juga membeli Pirlo. Tanpa Pirlo, Kaka akan melengkapi daftar pemain-pemain mahal yang gagal di Liga Inggris.


