Ide Arsene Wenger Untuk Permainan Menyerang
Menyaksikan sepakbola sebetulnya seperti membeli kucing dalam karung. Kita tidak bisa menerka berapa skor yang akan dihasilkan didalam pertandingan. Biasanya, kalau dalam satu pertandingan ada banyak gol yang tercipta, kita akan merasakan kepuasan tersendiri. Makanya, orang Amerika paling ogah main soccer dibanding American Football atau basketball karena disepakbola, gol yang dihasilkan hanya sedikit. Berbeda dengan american football atau basketball yang menghasilkan angka lebih banyak.
Perkara nikmat tidak nikmat main sepakbola, manajer Arsenal, Arsene Wenger mencetuskan ide bagus untuk memberikan kenikmatan bagi penggila sepakbola, khususnya penikmat liga Inggris. Dia berharap jika dalam sebuah pertandingan ada yang menang dengan selisih gol yang banyak, maka tim tersebut harus mendapatkan ekstra poin. Misalkan selisih gol yang tercipta adalah 3, maka si pemenang mendapatkan skor 4 poin, bukan 3 poin seperti biasanya. Arsene Wenger mengacu pada sistem olahraga Rugby. Tim akan mendapatkan 4 point untuk kemenangan, 2 poin untuk seri, 1 bonus poin untuk mencetak angka diatas 4, 1 bonus poin untuk kalah dibawah 7 atau lebih rendah. Dengan demikian, diharapkan pertandingan akan lebih sering diwarnai permainan menyerang dibanding permainan bertahan jika ingin mengejar juara diakhir musim.
Sayangnya, kebiasaan menghasilkan selisih gol terbanyak hanya bisa dinikmati oleh tim-tim papan atas. Ini mengingat kondisi dan kualitas tim di liga premier sangat timpang. Klub kaya akan selalu bisa mencetak gol lebih banyak dari klub menengah kebawah karena klub kaya memiliki pemain-pemain yang berkualitas untuk menghasilkan gol lebih banyak.
***



Ide yg sangat menarik dari Wenger, tapi betul juga tuh… klub2 kaya jelas tambah dominan memimpin klasemen dan calon juaranya jelas cuma di antara ‘the big four’ kalo di premier league.