Menikmati Aksi Pelatih Jenius, Guus Hiddink

guus hiddinkPada leg pertama antara Chelsea melawan Liverpool yang dimenangi oleh Chelsea, kita bisa menikmati kejeniusan Guus Hiddink yang bisa membalikan keadaan dari ketertinggalan kosong-satu menjadi tiga-satu. Kejeniusan Guus Hiddink di leg pertama, kalau boleh saya nilai:
1. Ketika bola-bola mati, Hiddink memilih memanfaatkan Branislav Ivanovic untuk mencari posisi kosong dikala pemain Liverpool terfokus pada pemain tinggi Chelsea yaitu Alex dan John Terry, dua pemain yang sering mengoyak gawang lewat sundulan.
2. Hiddink berhasil me-install instruksi kepada Essien untuk menutup gerakan-gerakan Gerrard.

Sedangkan pada leg kedua tadi pagi, kita bisa menikmati kejeniusan Hiddink yang bisa membalikan keadaan dari ketertinggalan kosong-dua menjadi empat sama. Kejeniusan Hiddink pada leg kedua ini terdapat pada:
1. Ketika tidak ada pemain kunci yaitu Gerrard, dan pola permainan menyerang Liverpool mengalir dari kaki ke kaki, tidak ada tokoh sentral lagi seperti pada leg pertama, Guus Hiddink memutuskan untuk bermain lebih menyerang, tidak lagi bertahan untuk mendapat kesempatan counter attack. Ketertinggalan dua-kosong, belum selesai menit ke-40, Guus Hiddink memutuskan untuk memasukan Anelka yang diperkirakan akan mampu memberi ruang gerak lebih banyak pada Drogba. Dan terbukti berhasil!
2. Merubah-rubah pemain untuk melakukan tendangan bebas adalah salah satu kecerdikan Hiddink untuk membuat bingung kiper Liverpool. Dan terbukti berhasil seperti dilakukan Alex.
3. Menjaga tempo pergerakan pemain-pemainnya, juga terbukti berhasil. Dengan tidak terlalu ngotot, pemain Chelsea jadi tidak mudah lelah hingga peluit tanda pertandingan berakhir. Alhasil, gol-gol tercipta dimenit-menit terakhir dan jelas memberikan peluang Chelsea untuk meraih tropi liga Champions untuk pertama kali.

Salut untuk Meneer Hiddink…

No comments yet.

Write a comment: