Bertahan Adalah Jalan Menuju Roma

Ada sebuah penelitian yang mengungkapkan kenapa Israel begitu kuat padahal negaranya kecil sekali. Penelitian itu menyebutkan, Israel sangat kuat dalam hal mempertahanan negaranya karena selain didukung oleh Amerika Serikat, Israel memiliki prinsip, serang lebih dahulu sebelum lawan mampu untuk bangkit lalu menyerang Israel. Dan ini dialami oleh Palestina dan Lebanon. Sebelum Palestina atau Lebanon menyerang Israel, Israel lebih dahulu mengambil inisiatif untuk menyerang.

Prinsip yang sama dilakukan oleh Barcelona dimusim ini. Dibawah komando Pep Guardiola, Barcelona adalah tim yang paling sering menyerang. Tim yang memiliki ball possesion paling tinggi. Serang terus sebelum diserang oleh lawan. Hal ini beralasan karena benteng pertahanan Barcelona tidak memiliki bek yang tergolong jangkung-jangkung. Karena itu, Barcelona memiliki prinsip, menyerang adalah pertahanan terbaik.

Sayangnya, prinsip menyerang adalah pertahanan terbaik, dibaca baik-baik oleh Meneer Guus Hiddink. Dengan negative football-nya, Hiddink memanfaatkan ’kelebihan’ dari Barcelona untuk mendapatkan keuntungan dikesempatan kedua. Trik yang dianggap Guardiola sebagai tim yang ogah bermain bola, bagi saya jelas sebuah kecerdikan dari Hiddink. Bukan bermaksud memojokkan Barca, tapi saya hanya ingin memberi acungan jempol buat Guus Hiddink karena telah memberikan pelajaran yang berharga yaitu: think the opposite. Jika Barca menganggap menyerang adalah pertahanan terbaik, maka Chelsea menggangap bertahan adalah jalan menuju Roma.

***

1 comment:

  1. hedi, 1. May 2009, 11:05

    hiddink pinter berhitung, kalo main terbuka ya babak belur

     

Write a comment: