<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.2" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: The Two Towers: Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic</title>
	<link>http://bolanova.com/2009/05/05/the-two-towers-rio-ferdinand-dan-nemanja-vidic/</link>
	<description>BLOG SEPAKBOLA #1 DI INDONESIA</description>
	<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 22:26:30 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.2</generator>

	<item>
		<title>By: suseno</title>
		<link>http://bolanova.com/2009/05/05/the-two-towers-rio-ferdinand-dan-nemanja-vidic/#comment-8332</link>
		<author>suseno</author>
		<pubDate>Sat, 09 May 2009 06:34:27 +0000</pubDate>
		<guid>http://bolanova.com/2009/05/05/the-two-towers-rio-ferdinand-dan-nemanja-vidic/#comment-8332</guid>
		<description>kalo boleh nambahin sebenernya duet ini saling mengisi kelemahan satu sama lain... rio aga lebih " malas " ketimbang  vidic yang tipe bek petarung tapi vidic ga terlalu memliki tehnik dalam menjaga lawan seperti rio yang benar2 berkelas permainannya... jadi ketika striker di ganggu vidic rio bisa santai merebut bola yg lepas atau ketika striker masih bingung mau ngelewatin rio vidic udah datang membersihkan daerah pertahanan... CMIIW</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo boleh nambahin sebenernya duet ini saling mengisi kelemahan satu sama lain&#8230; rio aga lebih &#8221; malas &#8221; ketimbang  vidic yang tipe bek petarung tapi vidic ga terlalu memliki tehnik dalam menjaga lawan seperti rio yang benar2 berkelas permainannya&#8230; jadi ketika striker di ganggu vidic rio bisa santai merebut bola yg lepas atau ketika striker masih bingung mau ngelewatin rio vidic udah datang membersihkan daerah pertahanan&#8230; CMIIW</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
