Mereka Tetap Berpuasa
( Ditulis oleh Luzman Karami dalam rangka kontes menulis Bolanova 5 )
Banyak orang yang mengeluh saat berpuasa. Cuaca yang panas, banyak pekerjaan, sibuk, dll. Padahal kita hidup di negara mayoritas Muslim. Ujian kita masih belum seberapa dengan mereka yang berada di luar negeri, di mana Muslim menjadi minoritas. Apalagi yang berprofesi sebagai pebola. Jadwal yang begitu padat dan juga badan yang harus selalu fit menjadi ujian jika nekat berpuasa. Namun hebatnya banyak pebola yang tetap berpuasa di saat kompetisi begitu padatnya. Siapa sajakah mereka?
1. Mahammadou Diarra, Lassana Diarra, Karim Benzema (Madrid)
Bintang Real Madrid Lassana Diarra, Mahamadou Diarra dan Karim Benzema tidak melupakan kewajiban menjalankan ibadah puasa. Menurut harian AS, meski berpuasa mereka tetap serius menjalani program latihan.
Klub juga memberi dukungan bagi para pemainnya yang menjalani puasa. Dokter tim telah mendesain program sedemikian rupa sehingga pemain yang berpuasa tidak mengalami dehidrasi karena cuaca yang panas di Spanyol.
Program latihan itu juga tidak membuat mereka menjadi lemah atau mengalami cedera. Hanya, mereka akan mengalami penurunan berat badan. Menurut dokter tim hal tersebut masih normal karena mereka tengah berpuasa.
Bulan puasa juga tidak berpengaruh besar pada kompetisi Primera Liga Spanyol. Selama bulan suci bagi umat Islam itu, Madrid hanya menjalani tiga pertandingan melawan Deportivo la Coruna, Espanyol dan Xerez.
Hebatnya walaupun sedang berpuasa mereka bertiga tampil apik dalam laga persahabatan bertajuk Trofeo Santiago Bernabeu menghadapi Rosenborg (25/8). Dalam pertandingan yang berkesudahan 4-0 untuk Madrid itu Lass mencetak 1 gol, dan Benzema bahkan sanggup mencetak 2 gol. Terbukti puasa tidak menjadi halangan bagi mereka.
2. Sulley Ali Muntari
Pemain asal Ghana ini terkenal sebagai Muslim yang taat. Setiap mencetak gol ia selalu melakukan selebrasi sujud syukur. Ibadah puasa pun tetap ia jalani termasuk saat Inter ditahan Bari 1-1. (23/8)
Hal yang membuat Mourinho mengganti Muntari dengan Balotelli pada pertengahan babak pertama. Muntari terlihat sangat kelelahan. Mungkin fisiknya masih belum terbiasa menjalankan puasa sambil bertanding.
"Muntari punya masalah fisik karena berpuasa, mungkin cuaca panas ini tak memungkinannya berpuasa sambil bertanding," ujar Mourinho.
Laga derby melawan Milan nanti dapat menjadi pembuktian Muntari bahwa puasa tidak mengganggu kondisi fisiknya. Apalagi derby akan dilaksanakan malam hari setelah berbuka puasa.
***


