Archive for the 'AC Milan' Category

Penantian Beckham dan AC Milan

beckham_milan2010( Ditulis oleh Luhur Satya Pambudi )

David Beckham telah kembali ke Milan dan berperan siginifikan dalam sejumlah kemenangan awal I Rossoneri di tahun 2010, sebelum Milan akhirnya takluk 0-2 dari Inter hari Minggu (24/1) lalu. Seperti setahun silam di bawah Carlo Ancelotti, Becks lagi-lagi diragukan mampu menjadi bagian dari tim inti asuhan Leonardo yang telah berganti skema permainan. Namun mantan kapten Inggris itu menunjukkan kualitas sejatinya sebagai bintang yang masih mampu bersinar. Sebenarnya Beckham dan Milan memiliki persamaan nasib.

Terakhir kali suami Victoria merasakan gelar juara adalah pada tahun 2007, yaitu saat bersama Real Madrid menjadi juara La Liga 2006/07. Sehabis itu dia belum pernah juara lagi. Akhir tahun 2009 lalu Beckham gagal membawa LA Galaxy menjadi juara di babak final MLS. Sementara itu Milan terakhir kali juara di tahun yang sama pula. Pada tahun 2007 Milan meraih gelar juara Liga Champion Eropa, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Klub. Beckham dan Milan saat ini tengah dalam masa penantian untuk menjadi yang terbaik lagi. Semoga di tahun 2010 penantian itu berakhir, gelar juara dapat diraih Beckham bersama Milan di akhir musim.

***

Terus Konsisten, Milan!

pato-against-real-madrid(Ditulis oleh Sri Lestari)

Tak dapat dipungkiri, di awal musim ini, performa Milan sungguh jauh dari yang diharapkan. Merengsek ke posisi-12 klasemen sementara pun pernah Milan alami. Tak pelak, kritikan tajam pun sempat terus-terusan menghujam tim asuhan Leonardo tersebut.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, nampaknya Milan mulai menemukan kecocokan dengan Leonardo. Pemain muda seperti Pato juga mulai menunjukkan perkembangan yang berarti. Posisi ke-3 klasemen sementara Serie A pun berhasil Milan tembus untuk pertama kali di musim ini setelah merengkuh kemenangan atas Lazio tadi malam. Milan kini mengantongi 22 poin, selisih 7 poin dari pemuncak klasemen sementara yang merupakan saudara sekota I Rossoneri, Inter Milan.

Read more »

Setelah Kejutan, Saatnya Tiba Pembalasan

( Ditulis Oleh Luhur Satya Pambudi )

Rangkaian kejutan besar telah terjadi di matchday 3 Liga Champion yang berlangsung pada 20-21 Oktober silam. Barcelona dikalahkan Rubin Kazan (1-2), Liverpool kandas di tangan Olympique Lyon (1-2), Glasgow Rangers dibantai Unirea Urziceni (1-4), dan Real Madrid bertekuk lutut pada AC Milan (2-3) di kandangnya masing-masing. Selain itu Bordeaux sukses menundukkan FC Hollywood Bayern Muenchen (2-1) dan Inter Milan yang bertabur bintang hanya bermain seri dengan tamunya Dynamo Kyiv (2-2) ketika bermain kandang.

Matchday 4 yang diputar pada 3-4 November mendatang akan langsung menjadi saatnya tiba pembalasan, karena mereka semua bakal kembali berjumpa. Pelatih Pep Guardiola (Barcelona), Rafael Benitez (Liverpool), Walter Smith (Rangers), dan Manuel Pellegrini (Madrid) jelas berpikir sangat keras, bagaimana mesti meraih kemenangan justru saat bertandang, setelah tiga angka telah melayang di kandang. Louis van Gaal (Muenchen) pasti berharap anak asuhnya mampu meraih poin penuh saat bermain di Allianz Arena. Jose Mourinho (Inter) pun jelas tak sudi Wesley Sneijder dkk memperpanjang rekor bermain imbang, sudah saatnya kemenangan dapat diraih di Eropa.

Namun tim-tim yang telah meraih hasil memuaskan di pertemuan sebelumnya pasti ingin melanjutkan catatan gemilang yang ada jua. Hal itu akan memperbesar peluang untuk lebih cepat lolos ke fase knock out. Maka matchday 4 dapat dipastikan berlangsung tak kalah seru dengan yang sudah terjadi.

***

Modal Positif Untuk Laga-Laga Selanjutnya

ac-milan-logo( Ditulis oleh Sri Lestari )

Milan mampu melewati ujian berat di pekan ini dengan sempurna. Euforia di kalangan Milanisti pun tak terbantahkan lagi. Yupz, Senin dini hari lalu, I Rossoneri mampu membungkam tamunya, AS Roma dengan skor 2-1. Dan dini hari tadi (Kamis dini hari), Milan berhasil mengubur Madrid di kandangnya sendiri, Santiago Bernabeu dengan skor 3-2.

Uniknya, dalam 2 laga tersebut Milan selalu ketinggalan 1-0 terlebih dahulu dari lawan-lawannya sebelum diakhiri dengan kemenangan. Dua laga ini bisa dibilang laga yang berat bagi Milan mengingat kapasitas lawan-lawannya. Dua laga berat dalam waktu berdekatan. Tak pelak, banyak kalangan yang menyebut bahwa 2 laga inilah titik awal kebangkitan Milan dari keterpurukan di musim ini jika Milan mampu memenanginya.

Read more »

Pekan Yang Berat

ac-milan-logo( Ditulis oleh Sri Lestari )

Akhir pekan ini, Milan akan menjamu AS Roma di San Siro. 3 hari kemudian, Milan akan bertandang ke markas Real Madrid, Santiago Bernabeu. Tak dapat dipungkiri, 2 laga tersebut adalah laga yang berat bagi Milan. Apalagi Milan belum menemukan performa terbaiknya. Milan seolah kehilangan roh yang membuat kapal I Rossoneri limbung. Banyak faktor penyebabnya. Dampaknya, Milan pun terjerembab ke urutan 12 klasemen sementara Serie A.

Di giornata ke-8 Milan harus meladeni perlawanan sengit Roma terlebih dahulu sebelum terbang ke Madrid. Performa Roma juga menunjukkan perkembangan positif setelah kursi kepelatihan diisi oleh Ranieri menggantikan Spalletti. Dalam beberapa pertemuan terakhir pun Milan sangat kesulitan kala meladeni Roma. Terakhir kali Milan mengalahkan Roma pada 14 Mei 2006.

Read more »

Next Page »