The Young Guns di Sarang Il Diovolo Rosso eps.2 (tamat)
Don Carletto, menutup jubah hitamnya…
dia terus berkomat-kamit membaca mantra..
Pengusiran kedua para koboi muda dari hiruk pikuk UCL 2007/2008 pun dimulai dari sarang mereka, dan itu harus dilaksanakan dengan segenap jiwa. Karena kegagalan pengusiran di sarang para koboi di leg pertama
Tatapan nanar sang Carletto tak berkedip sedetikpun, mulutnya mulai merapal mantra-mantra pemujaan Il Diovolo Rosso.
Il Diovolo…back from the dark..
Il Diovolo…ride the sky
Il Diovolo…raged the enemies
Il diovolo..rampage again the young guns
Hail…hail…
Il Diovolo..
Hail…hail…
Il Diovolo..down the sadness sorrow
Victory victory…
Marvelous…marvelous Il Diovolo…
Hail…hail…
Don Carletto, playmaker Gli Azzuri tahun 1990 sekaligus pemimpin sekte il Diovolo Rosso..sedang gusar hatinya. Di tangannya masih terdapat secarik kertas tentang kebulatan tekad gerombolan koboi-koboi muda asal kota London. Yang berencana menyerang sarang sekte yang dipimpinnya.
Menyaksikan Arsenal kontra AC Milan ibarat menyaksikan pertandingan sirkus dengan judul, "Cara Bertahan Yang Menghibur". Betul, kita disuguhi dengan atraksi pertahanan yang gemilang oleh anak asuh Carlo Ancelotti.
Seekor kura-kura berlalu lomba dengan sang kancil, siapa yang lebih dulu mencapai garis finish. Kancil tertawa mendengar tantangan tersebut, yang tentu saja diiyakannya, karena keyakinan akan kemenangan.
Inzaghi seperti membawa miracle buat Gli Azzuri. Ketika dia dibekap cedera dan tidak ikut ke Portugal pada piala Eropa 2004 silam, Gli Azzuri malah diusir oleh bangsa-bangsa Viking Denmark dan Swedia di penyisihan grup C.
Lagi,
Saya mendapat berita yang bikin perasaan jadi tidak tenang. Maldini, kapten AC Milan yang memulai debutnya di Rossoneri sejak Januari 1985 dan berencana pensiun akhir musim ini, coba menyodorkan Sergio Ramos sebagai suksesornya di AC Milan. Waduh! 

