Archive for the 'Player Transfer' Category

Benzema Ke Madrid (Duh!)

Ugh… Putus sudah harapan Sir Alex meminang Karim Benzema. Perkiraan saya, MU bakal mendapatkan Benzema, ternyata karam setelah pagi-pagi mendapat berita mengejutkan ini: Benzema memilih Real Madrid!

Maaf bicara, keputusan Benzema ke Madrid, adalah langkah yang salah. Dia tidak akan berkembang di Madrid selama Raul tidak bisa dikutak-katik. Raul memang pangeran di Madrid, kondisi jelek, tetap tidak tergantikan. Ini yang membuat saya gatal akan Madrid.

Selain itu, Madrid adalah tim yang tidak memiliki kondisi kekeluargaan yang bagus. Anda datang ke Madrid, dan anda harus memenangkan pertandingan karena anda sudah dibayar mahal. Inilah yang pernah dirasakan Nicholas Anelka ketika berlabuh di Madrid. Dia masuk ke ruang ganti dan dia dicuekin oleh pemain lain. Suasananya tidak hangat. Dan ketakutan saya, hal ini juga menimpa Karim Benzema.

Namun, Benzema masih umur 21 tahun, seandainya dia tidak perform dalam satu tahun ini, dia masih punya waktu untuk pindah ke klub lain dan kembali menjadi striker terbaik di dunia.

Sepakbola Bukan Indomie Goreng (Bagian II)

bola indomie gor3ngTerus terang, membangun tim dengan pasokan bintang dan duit berkarung-karung
sudah menghilangkan citra sepakbola sebagai pekerjaan tim
Sepakbola bukan mainan instant seperti kita menelan cabe langsung pedas.

Sepakbola itu sebuah proses, ada tahapan membangun tim
yang didalamnya termasuk regenerasi, pembibitan pemain muda,
pematangan pemain muda, hingga sosok pelatih dan memaksimalkan pola bermain
Sah-sah saja membeli bintang
Tapi kembali, apakah bintang tersebut sudah dirasa cukup mumpuni
untuk sebuah kerjasama kolektifitas sebuah tim?

Sheva dan Ballack yang didukung Lampard cs saja
Sulit untuk berkembang…
Bagaimana dengan Kaka?
Yang kelak akan ditemani "hanya" oleh Robinho, Elano dan De Jong
Di depan?

Read more »

Sepakbola Bukan Indomie Goreng (Bagian I)

bola indomie gor3ngApakah anda mengikuti perkembangan transfer Kaka ke The Citizen ?
Sepertinya Kaka mulai sadar diri akan situasi yang dapat memungkinkan
Dia bermain "sendirian" karena The Citizen belum laksanakan revolusi sepenuhnya

Dengan situasi seperti itu, tentu akan berpengaruh ke performanya di lapangan
palagi dengan beban gaji bejibun. Yang pastinya akan serasa
seperti meminggul karung beras dipunggung sembari maen bola

Milan punya kelas dan sejarah bagus
Sedangkan City, tim yang sedang berusaha menjadi Chelsea baru…
Mereka ingin hasil instant, dengan dukungan dana konsorsium Arab
Ibarat seperti memasak indomie goreng, yang serba instant
City ingin mengeruk keuntungan instant dengan belanja seperti gaya Chelsea dahulu

Read more »

Blunder LA Galaxy

beckham galaxy milanMembangun tim memang tidak mudah. Dan juga tidak cepat. Sebuah tim yang perkasa, butuh kerja keras dan kekompakan diantara pemain. Jikalau salah satu pemain sakit, otomatis, tim tersebut akan ikutan sakit. Ibarat tubuh, jika salah satu kaki terluka atau lagi korengan, seluruh tubuh bakalan tidak enak alias ikut sakit-sakitan.

2 Tahun kebersamaan Beckham di LA Galaxy, memang memberikan peningkatan finansial bagi klub asal Los Angeles tersebut. Tapi, tidak memberikan dampak yang berarti terhadap prestasi. Kalau sudah begini, berarti ada yang tidak beres. Mungkin kurang kompak, kurang komunikasi antar pemain, kurang mengerti satu sama lain. Nah, jika Beckham dipinjamkan ke AC Milan, yang tidak beres di tubuh LA Galaxy otomatis akan tidak tertangani. 2 tahun tersisa dari 4 tahun kontrak, akan menjadikan 2 tahun yang sia-sia. Prestasi LA Galaxy akan stagnan. Sekembalinya Beckham ke Galaxy, otomatis akan mengurangi daya gedor Galaxy diawal musim karena kurangnya latihan dengan rekan setim.

Jadi, maaf-maaf kata buat manajemen Galaxy, anda telah salah langkah.

Faktor Loyalitas Buffon

gianluigi buffon manchesterDitulisan "Daya tarik AC Milan", telah disimpulkan kenapa banyak pesepakbola ngetop lebih memilih ke AC Milan karena nuansa kekeluargaan yang kental. Ternyata, situasi yang nyaman seperti itu tidak hanya ada di AC Milan, situasi seperti itu juga ada di Juventus. Tapi, situasi itu terjadi tidak secara instan. Situasi kekeluargaan yang ada di tubuh Juventus muncul, tumbuh dan berkembang ketika Luciano Moggi dan ‘kelompok mafianya’ sudah OUT dari tubuh Juve. Hal ini bisa dilihat dari penuturan kiper nomor wahid Juve plus Italia, Gianluigi Buffon

Read more »

« Previous PageNext Page »