The Man behind the gun…
Dua minggu ini merupakan periode yang menyenangkan buat saya. Sebenarnya hanya hal sepele yang “kebetulan” saya (atau mungkin) rekan-rekan pembaca mengalami juga. Kemacetan sepanjang perjalanan menuju kantor secara signifikan berkurang.
Di tengah-tengah himpitan kenaikan BBM maupun harga barang-barang kebutuhan, hal yang demikian, merupakan “kenikmatan” (yang meskipun) cuma sesaat, sedikit memberikan antusiasme tersendiri sebelum memulai aktivitas. Dampak liburan sekolah, bukan hanya membahagiakan para pelajar se-jakarta, tapi juga berefek pada kami, buruh, karyawan dan kuli tenaga…
Pagi itu saya membuka Outlook Express dan menerima email dari seseorang dengan nada protes. Dia bertanya kenapa Bolanova tidak ada topik Bayern Munchen.
Winter Break yang berlaku bagi semua partisipan Bundesliga, ternyata tidak cukup “dingin” di kota Munich. Sang pemimpin klasemen Bundesliga dan manajemennya meutuskan untuk tetap “panas” di dalam dan di luar lapangan.
Kurang lebih, 2-3 tahun lalu, seorang pria berambut pirang, berpostur bak manusia Bavaria, menarik perhatian dunia. Bukan dengan penampilan fisiknya, tetapi dengan “aplikasi” sepakbola di lapangan hijau.
Ottmar Hitzfeld tertawa puas melihat tim besutannya, duduk dengan manis di puncak klasemen Bundesliga. Kepuasannya makin bertambah, ketika hasil rekrutannya menunjukkan performa seperti yang diinginkannya.
Kabar gembira bagi penggemar tontonan sepakbola bermutu, khususnya pecinta bundesliga, karena salah satu klub besarnya akan manggung di senayan.
Belum lagi karir Christian Vieri usai, “titisannya” telah ditemukan. Hanya bedanya, sang penerus bukan seorang Italiano, melainkan blasteran Spanyol-Jerman

