Gelagat Robinho Yang Patut Ditiru
Kita masih ingat bagaimana Robinho merengek-rengek terhadap klubnya, Santos, supaya diizinkan pindah ke Real Madrid. Akhirnya, setelah negosiasi yang alot, antara klub Santos, agen Robinho dan klub Real Madrid, disepakati klub Santos mendapatkan 60% dari nilai transfer Robinho ke Real Madrid (24 Juta Euro).
Ketika di Real Madrid, Robinho sukses mengantarkan Real Madrid juara La Liga yang pertama kali baginya di tahun 2006-2007, Robinho kembali merengek-rengek minta dinaikan kontak baru. Namun pihak Madrid menolaknya.
Nostalgia Marc Overmars lewat Luis Suarez (Kalau Jadi Pindah)
Luis Suarez ke Barca?
Sebuah berita besar dan menakutkan bagi saya sebagai pecinta Real Madrid. Andai Luis Suarez jadi pindah ke Barcelona, saya yakin Barca akan menjadi tim yang tidak terkalahkan lagi seperti musim kemarin. Walau posisinya akan tumpang tindih dengan Lionel Messi atau Thiery Henry karena keduanya bermain di daerah kanan-kiri lapangan, namun Luis Suarez tetap akan menjadi ancaman lawan jikalau dipasang. Kenapa? Luis Suarez memang bermain didaerah sayap, namun dengan kapabilitas dribbling yang GILA, semestinya akan tidak jadi masalah Luis suarez dipasang dimana saja. Seperti pernah diutarakan Andy N. Gultom:
Fisiknya dengan tubuh yang agak gempal dan boncel, membuatnya sekilas tampak mirip dengan Diego Maradona. Meskipun dari segi permainan, keduanya boleh dibilang jauh berbeda. Suarez adalah tipikal pemain “pinggir lapangan” yang senang bergerak secara konstan di kiri maupun di kanan lapangan, sedangkan Diego lebih banyak beroperasi dari jantung tengah lapangan sebagai dirigen permainan
Ya, Luis Suarez akan mampu bermain dimana saja. Dia bisa berfungsi sebagai backup yang tidak kalah kualitasnya atas Lionel Messi atau Thiery Henry andai salah satu dari mereka cidera.
Alberto Aquilani, Mampukah bertahan di Liverpool?
Kepergian Xabi Alonso dari Liverpool ke Real Madrid sebetulnya membuat saya sedih dan senang. Ok, jujur saja. Saya fans kedua klub tersebut. Saya menyukai Liverpool dan Real Madrid. Tapi, kedatangan Alberto Aquilani ke Liverpool malah membuat saya sedih, kenapa Rafa memilih Aquilani sebagai pengganti Xabi Alonso?
Ok lah, Aquilani memang masih muda. Dia punya skill, punya kemampuan positioning yang bagus, dan shot on goal yang juga bagus. Hampir mirip dengan Xabi Alonso. Dia juga memiliki jiwa menyerang yang baik. Bisa menggunakan kedua kakinya walapun kaki kanan jadi favoritnya. Dia juga mampu mengontrol serangan alias memiliki kapasitas sebagai playmaker. Tapi ada satu kekurangan yang tidak bisa dipungkiri. Dia mudah cidera.
Sepakbola inggris adalah sepakbola fisik. Kultur sepakbola inggris yang penuh fisik dan cepat, membuat saya kawatir, apakah Aquilani mampu bersaing di Liverpool bahkan di liga Inggris sendiri?
Tambah lagi, Aquilani harus istirahat 8 minggu karena masih tertimpa cidera engkel. Bukankah itu namanya tanda-tanda?
***
Latar Belakang Kepindahan Carlos Tevez
Kepindahan Carlos Tevez ke Manchester City sebetulnya sedikit membuat saya garuk-garuk kepala.
Kepindahaan Cristiano Ronaldo ke Real Madrid semestinya memberikan kesempatan besar buatnya untuk menjadi pemain utama lagi setelah sering dibangku cadangkan oleh SAF. Tambah lagi MU berniat untuk mempermanenkan Tevez seperti dikutip dari Biangbola ini:
Dalam pengumuman resminya, MU menyatakan mereka sebenarnya sudah menyepakati bandrol Tevez senilai 25,5 juta pound dan menawari kontrak selama lima tahun yang akan membuatnya menjadi salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di Old Trafford.
Namun Tevez menolak tawaran tersebut karena sudah kesal dengan pelatih Sir Alex Ferguson yang lebih sering mencadangkannya pada musim lalu.
Kenapa bisa?
Read more »
Zlatan, Pembelian Barca Yang Salah?
Yes, Zlatan Ibrahimovic to Barcelona is ludicrous. More ludicrous than Lyon paying 24 million euros for the unproven Lisandro Lopez; more ludicrous than Benfica paying 7 million euros for the nowhere near good enough Javi Garcia; and far more ludicrous than Manchester City paying upwards of 30 million euros for the staggeringly overrated Emmanuel Adebayor. It is simply astounding.
Kutipan ini saya ambil dari Soccerlens. Dan menurut saya adalah BENAR.
Kepindahaan Zlatan Ibrahimovic ke Barcelona menurut saya sangat sangat perlu ditertawakan. Barca memiliki permainan yang 99% menyerang dan semua pemain harus bergerak. Sedangkan Zlatan adalah tipikal pemain yang 75% sangat powerfull untuk bola-bola mati atau heading. Barca tidak memerlukan pemain yang harus jago heading karena akan mematikan tipikal menyerang Barca yang menusuk ke tengah jantung pertahanan lawan. Bukan yang sering diperagakan oleh Inter dengan 49% serangan bola crossing.
Jadi, kepindahan "Ibracadabra" menurut saya hanya akan menjadi pembelian yang tidak terlalu berguna.
***


