Cerpen berjudul “SEPAKBOLA”
Kilas balik di tahun 2007, di salah satu sudut kota, tepatnya persimpangan jalan sekitar Bendungan Hilir, terdapat keramaian kecil di sebuah warung kopi sederhana. Sopir taksi, tukang ojek dan beberapa pemuda lainnya terlihat bersorak sorai, riuh rendah mengomentari acara yang sedang berlangsung.
Pertandingan Liga Inggris antara CHELSEA VS FULHAM, yang ditayangkan oleh Lativi merupakan obyek ocehan diantara mereka . Terkadang mereka saling cela satu sama lain, bersenda gurau, menahan napas, sambil menikmati hidangan ala kadarnya. Di sisi lain mereka bertingkah laku secara ekspresif, manakala tim kesayangannya membuat suatu peluang emas. Mereka bagaikan sekumpulan bocah yang mendapatkan mainan baru, dan larut dalam dunianya masing-masing.
Dulu saya penggemar MU, ketika Ferguson di awal karier, ketika kipernya masih seorang Skotlandia bernama Jim Leighton. Bertambah kagum, ketika MU membeli Cantona dari Leeds. Makin bosan dan luntur ketika mereka terlalu mendominasi liga, dan membuat tim lain tampak kecil.


